Rabu, 13 Januari 2016

TEKNOLOGI PENGOLAHAN PPO DAN ALTERNATIF TEKNOLOGI PENGOLAHAN BIODIESEL



DEFINISI BAHAN BAKU
         Pure Plant Oil atau PPO adalah minyak yang diperoleh secara langsung baik dari pemerahan atau pengempaan biji sumber minyak, minyak yang telah dimurnikan, maupun minyak kasar tanpa melibatkan modifikasi secara kimia.
         Disebut juga unmodified oil atau SVO (straight vegetable oil) 


PRE TREATMENT PENGOLAHAN PPO

Degumming
-         Bertujuan untuk menghilangkan komponen pengotor (co. pospatida, FFA, getah, tokoperol, dan zat pewarna).
-         Pospatida membuat minyak menjadi keruh selama penyimpanan, menstimulasi akumulasi air pada ester/biodiesel, memerlukan penggunaan katalis alkali pada proses transesterifikasi lebih banyak.
-         Terdapat 2 jenis proses degumming:
a. Water degumming : dilakukan dengan penambahan air pada suhu minyak 60-90oC, proses pemisahan dilakukan dengan gaya sentrifugal.
b. Acid degumming : dilakukan untuk pospatida yang tidak dapat dihilangkan melalui pemanasan, terdapat penambahan larutan asam (co. asam sitrat atau asam pospat) dan sejumlah metanol.
-         Saat ini dikembangkan juga hidrolisis secara enzimatis untuk menghilangkan pospatida yang larut maupun yang tidak larut.

2.      Deasidifikasi
-         Bertujuan untuk menghilangkan FFA
-         Penghilangan FFA merupakan tahap yang harus dilakukan terutama untuk proses transesterifikasi dengan menggunakan katalis alkali
-         Pada suhu tinggi, as. Karboksil akan membentuk sabun dengan katalis basa, menyebabkan aktivitas katalisisnya berkurang, dan mempersulit proses pemisahan gliserol karena efek emulsifikasi
-         Minyak/lemak dengan FFA > 5 % menjadi kental setelah ditambahkan KOH/NaOH
-         Bil. Asam minyak lemak harus diturunkan dibawah 1 mg KOH/g untuk dapat ditransesterifikasi dengan basa
-         Deasidifikasi dapat dilakukan melalui proses netralisasi, destilasi, atau dengan esktrasi pelarut.

BIODIESEL
Arti ilmiah terluas:
         Bahan bakar mesin diesel yang terbuat dari sumber daya hayati atau biomassa .
Pengertian industri/komersial masa kini:
         Bahan bakar mesin diesel yang terdiri atas ester alkil asam-asam lemak.
Contoh
         Metil alkohol ð Ester metil asam-asam lemak  (Fatty Acids Methyl Ester, FAME).
         Etil alkohol ð Etil Ester  (populer di Brazil).
         Isopropil alkohol ð Isopropil ester : produk khusus (Bertitik-tuang rendah).

BAHAN-BAHAN MENTAH UTAMA :
         Trigliserida-trigliserida (minyak-lemak mulus).
            à diolah dengan transesterifikasi (atau metanolisis).
         Asam-asam lemak (produk samping industri pemulusan minyak-lemak).
            à diproses dengan esterifikasi oleh metanol.
         Campuran trigliserida-trigliserida dan asam-asam lemak bebas (minyak-lemak mentah/berangka asam [A.A.] tinggi).
            à diolah dengan :
                        þ deasidifikasi + transesterifikasi (jika A.A. <), atau
                        þ praesterifikasi + transesterifikasi.
Alasan perlunya proses transesterifikasi (atau konversi ke biodiesel [FAME])
a.       Minyak-lemak (atau minyak nabati) mentah :
            ý mengandung fosfor/fosfolipid (® kerak/deposit)
            ý mengandung asam lemak bebas (® korosif)
            ý angka setan rendah (< 45)
            ý terlalu kental (viskositas » 10 x solar)
b.      Minyak nabati (semi) mulus atau Straight vegetable oil (SVO) atau Pure Plant oil (PPO) :
            ý angka setan rendah (< 45)
            ý terlalu kental (viskositas » 10 x solar)

TRANSESTERIFIKASI MENJADI FAME MENGHILANGKAN KELEMAHAN-KELEMAHAN DI ATAS !.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar